Honda Civic - Tahun 2004
Honda City - Tahun 2004
21 Agustus 2008 20:51 | Berita Utama | Dikirim oleh: Administrator

Jelang GP Eropa di Jalanan Valencia

Sirkus Formula 1 mengunjungi sirkuit baru akhir pekan ini. Grand Prix Eropa akan diselenggarakan di jalanan Valencia. Seperti biasa, Ferrari dan McLaren-Mercedes diprediksi berebut juara. Yang seru tepat di belakang mereka. BMW bukan lagi mutlak nomor tiga.

Sirkuit jalanan, seperti yang di Valencia akhir pekan ini, menurut saya, sangat penting untuk pertumbuhan sebuah seri balap. Termasuk Formula 1. Sebab, itu mendekatkan bising mobil F1 yang mengagumkan dengan para penontonnya. Berbeda dengan kebanyakan sirkuit-sirkuit ''modern'', yang meski supermewah biasanya terletak jauh dari kehidupan.

Bagaimana juga, lebih asyik nonton F1 di Monaco, Albert Park (Melbourne), dan Gilles Villeneuve (Montreal) daripada Sepang (Malaysia) dan Sakhir (Bahrain).

Kalau di Monaco, Albert Park, dan Gilles Villeneuve (semua pada dasarnya jalanan biasa), selesai lomba kita hanya membutuhkan beberapa menit sebelum tiba di tengah kota. Menikmati suasana seru. Kalau di sirkuit seperti Sepang dan Sakhir, kita memerlukan waktu minimal 45 menit sebelum mencapai ''kehidupan''.

Di seri lain, sukses sirkuit jalanan sudah terbukti. Champ Car (atau Indy Car) sudah merasakan manfaatnya di Amerika Serikat. Lomba-lomba di sirkuit jalanan selalu mengundang banyak penonton. Bahkan, ketika Champ Car di ambang bangkrut tidak lama lalu, lomba mereka yang di tengah kota masih menarik banyak penonton.

Sekarang F1 sedang butuh sirkuit-sirkuit jalanan seperti Valencia (dan Singapura pada September nanti). Sudah bukan rahasia, jumlah penonton dan pemirsa televisi F1 sedang melorot. Siapa tahu, Valencia dan Singapura bisa menjadi ''penyelamat'' rating musim ini dan menjadi pemicu sirkuit-sirkuit jalanan yang lain.

Seperti apa lomba di jalanan Valencia nanti? Penggemar berat F1 mungkin sudah tahu, lintasan tersebut bukanlah lintasan jalan yang sempit dan lamban. Sirkuit itu punya banyak trek lurus. Setelan yang dibutuhkan cenderung low downforce. Lebih mirip Gilles Villeneuve daripada Monaco.

Siapa bakal menjadi juara? Seperti biasa, Ferrari dan McLaren-Mercedes bakal menjadi unggulan utama. Peluang kedua tim bisa dibilang sama. Yang seru justru persaingan di belakang kedua tim itu.

Biasanya, BMW-Sauber mutlak nomor tiga. Bahkan, di Gilles Villeneuve tim itu meraih finis 1-2, Robert Kubica di depan Nick Heidfeld. Hanya, tren belakangan ini menunjukkan bahwa BMW-Sauber sedang merosot. Dua tim lain, Toyota dan Renault, justru tampak lebih meyakinkan.

Memang, perolehan poin BMW-Sauber sekarang (90 poin) jauh di atas Toyota dan Renault (masing-masing 35 dan 31). Di akhir musim, besar kemungkinan BMW-Sauber masih bertahan di urutan ketiga. Namun, untuk tujuh lomba yang tersisa (dari total 18 seri), Toyota dan Renault mengancam menggedor pintu papan atas.

Yang paling optimistis adalah Renault. Setelah mengawali musim dengan buruk, tim tersebut sekarang merangkak naik lagi. Nelson Piquet Jr. telah merasakan podium, Fernando Alonso makin mengancam. Dan ingat, Alonso akan tampil di hadapan publik sendiri di Valencia. Sang juara dunia dua kali bakal punya semangat ekstra untuk meraih sukses akhir pekan ini.

Pat Symonds, bos teknis Renault, mengatakan bahwa spirit timnya sedang sangat baik. ''Saya rasa peta kekuatan belum berubah banyak. Tapi, ada tren yang terlihat. Tren kami (Renault) merangkak naik, BMW sedang menurun, sedangkan Toyota fluktuatif," ungkapnya.

Fernando Alonso, yang awal musim ini selalu merengut bila membicarakan Renault, sekarang lebih tersenyum. ''Kami telah menunjukkan perkembangan baik. dan, itu mampu menyuntik semangat tim. Mobil (R28) terasa nyaman. Dan, kami akan berupaya keras untuk merebut posisi empat di klasemen konstruktor (sekarang kelima, Red),'' ucapnya.

Alonso tidak berani menjanjikan hasil baik di Valencia. Tapi, dia berjanji akan berupaya maksimal. ''Apa pun yang terjadi, saya akan memberikan segalanya untuk lomba kedua di Spanyol ini (sebelumnya di Barcelona, Red),'' tandasnya.